JJG 2009 (part 1) How it Ended

Juni 30, 2009 at 10:24 am (event, genshiken) (, )

Sabtu Minggu 27-28 Juni 2009. Genshiken pergi jalan2 ke Pangandaran. What’s so special about this? Well there’s a few things to be noted:
- Pertama kalinya Genshiken jalan2 bermalam
- Pertama kalinya merayakan ultah Genshiken
- Pertama kalinya Genshiken ke pantai (officially)

Well, that’s some intro. Seperti judulnya, aku blum akan cerita tentang ngapain aja di sana. Tapi, apa yang terjadi setelah kami kembali. Berharaplah part 2 dan seterusnya akan muncul cepat. :P

Jadi ceritanya, jalan-jalan kami yang manis ini tidak berakhir begitu manis. Kenapa? Beberapa orang tumbang, baik di perjalanan pulang, maupun keesokan harinya.

The most obvious one was D-one. Darmawan (2006). Demam sejak jam 1 siang di Pangandaran, tepat pada saat kami mau pulang. Menurut analisis ku dan ntz, sepertinya Dar masuk angin. Soalnya pada waktu malam harinya, dia tidur di kamar yang ACnya paling dingin, selimutnya tidak dipakai dengan benar. Well, part of it was my fault. Soalnya, dar tidur diantara aku dan hafidz yang semalaman rebutan selimut.

Korban kedua yang aku tahu, Habiba(2006). Kalo yang ini sepertinya masuk angin waktu perjalanan pulang. Well… kita emang kurang well equipped sih, transportasinya angkot di perjalanan 5 jam. Dan waktu udah gelap di daerah gunung2, anginnya dingin. Analisisku sih, Habiba yang duduk dekat pintu kena “sebul” angin terlalu banyak. Padahal pintunya ditutup, dan aku duduk membelakangi pintu. Tapi kayanya celah anginnya kebanyakan di angkot tersebut. Dan dua jaket yang dikenakannya masih belum cukup (kayanya next time perlu 3 atau 4 -.-)

Korban ketiga, entah.. mungkin masih ada beberapa orang lain di luar sana yang aku engga tahu kabarnya.
Lah, kamu sendiri gimana? Well… waktu pulang aku duduk membelakangi pintu. Jaketku kupinjamkan orang di depanku dan jaket orang didepanku dipinjamkan ke orang di sebelahku. Orang di sebelahku masuk angin, orang didepanku kedinginan. Aku? Silahkan interpretasikan sendiri :D

Bagian tidak manisnya ada lagi sebenernya. Yaitu dalam perjalanan pulang yang kejebak macet di daerah Nagrek dan sebelum Garut. Wew… gara-gara ini, atas inisiatif para pengemudi, kami balik arah dan lewat jalur alternatif lewat gunung2 dan sawah2 yang gelap. Di mobilku saat itu malah pake cerita2 hantu untuk mengimbangi suasana. Macam ga paham -.-

Sampai di kampus pukul sekitar pukul 11.00. Untungnya para gadis2 Genshiken sudah ada para penjemputnya, dan yang tidak dijemput kebetulan kosnya dekat dan pulangnya pun dikawal beberapa orang gentleman. Jadi, awa cukup lega di sana.

Aku sendiri sampai kosan sekitar 11.30. Terima kasih buat ibn yang sudah memboncengku dengan motorku, membantuku bawa2 beras sama rice cooker yang masih berisi nasi. Sampai kosan malam itu langsung tepar. Di mobil ngga banyak tidur sih, jadi tepar lah malam itu.

Di dalam mimpiku malam itu, teringat lagi apa yang terjadi di Pangandaran dan manisnya jalan2 sama teman2 yang juga seperti keluarga sendiri. Gimana ceritanya? Nantikan lanjutannya…

Report lain ada di sini dan di sini

& Komentar

  1. blackmitch~ berkata,

    ikutan absen korban………
    setelah kemaren seharian tepar kayak orang mati, hari ini aku langsung meriang…….T.T

    • quentin_aermane berkata,

      waduh… nambah lagi rupanya…

      • ntz berkata,

        t.t.t.triple kill? :O

  2. quentin_aermane berkata,

    2 diantaranya masuk RS -.-
    yang ini dah tahu kan?

Tulis sebuah Komentar